MUKTAMAR MUHAMMADIYAH JELANG SATU ABAD

|
MUKTAMAR SATU ABAD MUHAMMADIYAH
“GERAK MELINTASI ZAMAN
DAKWAH DAN TAJDID
MENUJU PERADABAN UTAMA”
A. TEMA
Muktamar Muhammadiyah ke-46 tahun 2010
M / 1431 M diberi nama “Muktamar Satu Abad
Muhammadiyah” dengan tema: “Gerak Melintasi
Zaman: Dakwah Dan Tajdid Menuju Peradaban Utama”.
Penggabungan isi antara event dan tema dirumuskan
dalam narasi sebagai berikut: “Muktamar Satu Abad
Muhammadiyah: Gerak Melintasi Zaman, Dakwah Dan
Tajdid Menuju Peradaban Utama”.
B. DASAR PEMIKIRAN
1. Muktamar ialah permusyawaratan tertinggi dalam
Muhammadiyah yang diselenggarakan oleh dan atas
tanggung jawab Pimpinan Pusat, yang diadakan
A
B
|
MUKTAMAR KE-46
satu kali dalam lima tahun (AD Muhammadiyah
Bab IX pasal 22). Muktamar ke-46 diselenggarakan
di Yogyakarta pada tahun 2010 M / 1431 H dan
diberi nama lain sebagai “Muktamar Satu Abad”
dengan alasan bahwa pelaksanaan Muktamar di kota
kelahiran Muhammadiyah tersebut bertepatan dengan
usia seratus tahun atau satu abad Muhammadiyah.
Tahun 2010 M memang kurang dua tahun untuk usia
satu abad Muhammadiyah yang semestinya jatuh
pada tahun 2012 M jika diukur dari tahun kelahiran
gerakan Islam yang didirikan oleh Kyai Haji Ahmad
Dahlan ini (lahir tahun 1912), tetapi jika diukur dalam
hitungan tahun Hijriyah (1330-1431 H) maka usia
Muhammadiyah lebih satu tahun. Karena itu secara
relatif pada Muktamar ke-46 tahun 2010 M / 1431
H di Yogyakarta tersebut dapat ditetapkan sebagai
Muktamar satu abad karena jika menunggu sampai
Muktamar ke-47 yang akan jatuh pada tahun 2015
M atau 1436 H, sehingga akan terlampaui tiga tahun
dalam hitungan Miladiyah atau enam tahun dalam
bilangan tahun Hijriyah.
|
2. Muktamar satu abad atau Muktamar ke-46
mengangkat tema “Gerak Melintasi Zaman: Dakwah
dan Tajdid Menuju Peradaban Utama”. Kalimat
“Gerak Melintasi Zaman” mengandung dua makna.
Pertama melewati, menjalani, menapaki, dan
menghadapi masa atau keadaan sejak kelahirannya
hingga usia ke-100 tahun. Kedua menyebrangi atau
melintas-batas yakni memasuki fase baru setelah
usianya satu abad ke peralihan abad selanjutnya.
Adapun kalimat “Dakwah dan Tajdid Menuju
Peradaban Utama” mengandung pengertian bahwa
dalam melintasi zaman selama satu abad maupun
untuk masa selanjutnya Muhammadiyah senantiasa
hadir sebagai gerakan Islam yang senantiasa
istiqamah mengemban misi dakwah dan tajdid
untuk mewujudkan peradaban yang utama. Gerakan
dakwah dan tajdid yang dilaksanakan Muhammadiyah
tersebut berangkat dari spirit awal kelahirannya
sebagaimana tercantum dalam Statuten (Anggaran
Dasar) Muhammadiyah yang pertama tahun 1912
yaitu “menyebarluaskan” [dakwah] dan “memajukan”
[tajdid] hal ihwal ajaran Islam di seluruh tanah
air. Gerakan dakwah dan tajdid Muhammadiyah
|
MUKTAMAR KE-46
tersebut tidak lain dimaksudkan untuk mewujudkan
“Peradaban Utama” yakni peradaban Masyarakat
Islam yang sebenar-benarnya. Peradaban utama
tersebut merupakan suatu peradaban Khaira Ummah
(umat terbaik, umat pilihan) sebagai manifestasi
objektif atau objektivasi dari kehidupan masyarakat
Islam yang sebenar-benarnya yang tumbuh dan
berkembang di Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Peradaban utama yang lahir dari gerakan dakwah dan
tajdid Muhammadiyah di bumi Indonesia tersebut
pada perkembangan yang lebih luas dapat menyinari
kehidupan umat manusia secara universal, sebagai
matarantai dari misi kerisalahan atau gerakan Islam
yang dibawa dan disebarluaskan Muhammadiyah
untuk mewujudkan Islam sebagai agama rahmatan
lil-‘alamin di muka bumi.
3. Muktamar ke-46 tahun 2010 di Yogyakarta
dapat dijadikan momentum penting dan strategis
untuk merevitalisasi gerakan Muhammadiyah
memasuki fase baru abad ke-2 dari kelahirannya.
Muhammadiyah dalam perjalanan usianya satu
abad itu dapat dikatakan telah melewati dinamika
|
zaman yang penuh perjuangan suka maupun
duka. Tiga era telah dilalui Muhammadiyah yaitu
era perjuangan kemerdekaan di masa kolonial, era
setelah kemerdekaan di masa revolusi dan Orde
Lama, masa Orde Baru, serta era baru Reformasi
yang masih akan berlangsung dengan penuh
dinamika. Muhammadiyah dalam pergantian abad
dari kelahirannya akan memasuki abad baru yang
penuh tantangan, baik di tingkat lokal dan nasional
maupun internasional. Dari peralihan abad tersebut
Muhammadiyah akan melintasi zaman dengan segala
tantangan, masalah, dan harapan baru ketika dunia
berada dalam fase posmodern dan era globalisasi
tahap lanjut dengan beragam dinamikanya yang
semakin kompleks. Dalam menghadapi alaf baru
yang demikian kompleks itu diperlukan revitalisasi
seluruh potensi dan modal yang dimilikinya baik
dalam hal sistem gerakan (keyakinan dan paham
agama, ideologi atau keyakinan dan cita-cita
hidup, kepribadian, khittah, dan lain-lain) maupun
dalam organisasi, kepemimpinan, sumberdaya
manusia, amal usaha, program, kegiatan, relasi,
infrastruktur, dan dayadukung yang dimilikinya.
|
MUKTAMAR KE-46
Revitalisasi gerakan Muhammadiyah di berbagai
bidang dan lini gerakan tersebut sebagai matarantai
yang berkesinambungan atau berkelanjutan dari
usaha mencapau maksud dan tujuannya, yaitu
menegakkan dan menjunjung tinggi Agama Islam
sehingga terwujud Masyarakat Islam yang sebenarbenarnya.
Cita-cita mewujudkan masyarakat Islam
yang sebenar-benarnya tersebut bukanlah sekadar
idealisme normatif belaka tetapi bersifat realistik
dan empirik karena selama sekitar satu abad sejak
kelahirannya hingga saat ini Muhammadiyah terus
melakukan seluruh langkah gerakannya dengan
segenap pengorbanan dan perjuangan tidak kenal
lelah. Karena itu Muhammadiyah harus memiliki
optimisme yang tinggi bahwa dalam memasuki
abad ke-2 dalam sejarah perjalannnya insya Allah
dapat mengukir kisah sukses baru sebagai gerakan
dakwah dan tajdid yang lebih maju dan unggul di
negeri tercinta ini.
4. Dalam tujuan jangka panjang program Muhammadiyah
hasil Muktamar ke-45 dinyatakan bahwa program
Muhammadiyah Jangka Panjang 20 tahun (2005-
|
2025) adalah suatu tahapan pencapaian tujuan
persyarikatan itu sendiri, yaitu menegakkan dan
menjunjung tinggi Agama Islam sehingga terwujud
masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Secara
spesifik rumusan tujuan Program Jangka Panjang
adalah: Tumbuhnya kondisi dan faktor-faktor
pendukung bagi perwujudan masyarakat Islam
yang sebenar-benarnya, yang ditandai dengan: (1)
Terbinanya kesadaran masyarakat akan keutamaan
kehidupan Islami, yang menjamin keselamatan
dan kebahagiaan kehidupan dunia dan akhirat
(khasanah fiddun-ya wal akhirah), yang ditunjukan
oleh tanggung jawab dan upaya nyata masyarakat
dan bangsa bagi terwujudnya kehidupan tersebut;
(2) Terbinanya ajaran Islam dalam kehidupan
bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang
kondusif bagi tumbuh kembangnya masyarakat Islami
di Indonesia, yang tercermin dengan berkembangnya
kapasitas sosial masyarakat untuk meningkatkan
kualitas kehidupan mereka secara mandiri dalam
berbagai aspeknya; (3) Terbinanya sistem pranata
sosial dan negara yang menjamin serta mendorong
terwujudnya kehidupan bangsa dan negara yang
|
MUKTAMAR KE-46
maju, sejahtera dan berkeadilan di bawah naungan
ridha Alah SWT (baldatun tayyibatun wa rabbun
ghafur); (4) Berkembangnya tata kehidupan global
yang berkeadilan dan bermartabat, serta semakin
proporsionalnya peran dan tanggungjawab umat
Islam (dunia Islam) di antara komunitas dunia yang
lain. Visi Muhammadiyah tersebut menggambarkan
harapan sekaligus capaian yang ingin diwujudkan
oleh Muhammadiyah untuk menyongsong masa
depan yang lebih maju dan unggul. Karena itu
Muktamar satu abad Muhammadiyah dapat
dijadikan momentum penting untuk melangkah
secara lebih strategis bagi Muhammadiyah dalam
mewujudkan tujuan dan cita-citanya yang mulia
sebagai pengemban misi gerakan Islam di Indonesia
dan menyinari seluruh umat manusia di bumi Allah
tercinta.
C. TUJUAN
1. Terlaksananya permusyawaratan Muktamar dengan
segala rangkaianya sesuai dengan ketentuan
Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga
Muhammadiyah.
C
|
2. Dihasilkannya keputusan-keputusan Muktamar
sebagai amanat dan arah bagi Pimpinan Pusat
Muhammadiyah dan perjalanan Muhammadiyah
periode 2010-2015.
3. Terkonsolidasikannya seluruh potensi, kekuatan,
dan dukungan bagi perkembangan dan kemajuan
Persyarikatan dalam memasuki abad ke-2 perjalanan
sejarah Muhammadiyah.
4. Sukses Muktamar sebagai pijakan dan momentum
penting bagi Muhammadiyah dalam melintasi zaman
(dari abad ke-1 ke abad ke-2 perjalanan sejarahnya)
untuk mewujudkan gerakan dakwah dan tajdid
menuju peradaban utama dalam kehidupan umat,
bangsa, dan dunia kemanusiaan.
D. PESERTA
Muktamar Muhammadiyah sesuai pasal 21
Anggaran Rumah Tangga Muhammadiyah dihadiri oleh:
a. Anggota Muktamar terdiri atas:
1. Anggota Pimpinan Pusat.
2. Ketua Pimpinan Wilayah atau penggantinya yang
sudah disahkan oleh Pimpinan Pusat.
D
10 |
MUKTAMAR KE-46
3. Anggota Tanwir wakil Wilayah.
4. Ketua Pimpinan Daerah atau penggantinya yang
sudah disahkan oleh Pimpinan Wilayah.
5. Wakil Daerah sekurang-kurangnya tiga orang dan
sebanyak-banyaknya tujuh orang, berdasar atas
jumlah perimbangan Cabang dalam tiap Daerah,
atas dasar keputusan Musyawarah Pimpinan
Daerah. Ketentuan perimbangan ditetapkan oleh
Pimpinan Pusat.
6. Wakil Pimpinan Organisasi Otonom tingkat Pusat
masing-masing tiga orang, diantaranya dua
orang wakilnya dalam Tanwir.
b. Peserta Muktamar terdiri atas:
1. Wakil Unsur Pembantu Pimpinan tingkat Pusat
masing-masing dua orang.
2. Undangan khusus dari kalangan Muhammadiyah
yang ditentukan oleh Pimpinan Pusat.
c. Peninjau Muktamar ialah mereka yang diundang oleh
Pimpinan Pusat.
E. MATERI DAN ACARA
1. Materi Muktamar secara keseluruhan ialah sebagai E
| 11
berikut:
(1) Pidato Iftitah Ketua Umum PP Muhammadiyah
periode 2005-2010
(2) Laporan Pimpinan Pusat periode 2005-2010
(2) Rancangan Program Muhammadiyah periode
2010-2015
(3) Pemilihan Anggota Pimpinan Pusat dan penetapan
Ketua Umum PP
Muhammadiyah periode 2010-2015
(4) Masalah Muhammadiyah yang bersifat umum:
a. Konsep Revitalisasi Cabang dan Ranting
b. Konsep Masyarakat Islam yang sebenarbenarnya
c. Pernyataan Pikiran Satu Abad Muhammadiyah:
Gerak Melintasi Zaman, Dakwah dan Tajdid
menuju Peradaban Utama
d. Revitalisasi Gerakan Muhammadiyah di
bidang Pendidikan, Ekonomi, Pelayanan
Sosial dan Kesehatan, Pemberdayaan
Masyarakat, Sumberdaya Manusia, dll.
e. Pandangan Muhammadiyah tentang
Kebangsaan
12 |
MUKTAMAR KE-46
d. Materi-materi umum lainnya yang dipandang
penting dan relevan
2. Jadwal acara disusun kemudian
F. KEGIATAN
1. Kegiatan Pokok
(1) Tanwir sebelum Muktamar
(2) Pembukaan Muktamar
(3) Persidangan-persidangan (Pleno dan Komisi)
Muktamar
(4) Penutupan Muktamar
2. Kegiatan Pendukung
(1) Launching Pelaksanaan Muktamar
(2) Sosialisasi dan syiar menyongsong
Muktamar
(3) Seminar menyongsong Muktamar di
berbagai PTM dan institusi di lingkungan
Muhammadiyah (dikaitkan dengan
kepentingan materi pokok)
(4) Silaturahim Muhammadiyah internasional
(5) Silaturahim Kader Muhammadiyah nasional
(6) Jambore Hizbul Wathan tingkat Nasional
F
| 13
(7) Bazar, Expo, dan kegiatan pendukung lainnya
(8) Kegiatan-kegiatan lain yang disusun lengkap
dalam agenda Muktamar Satu Abad
3. Muktamar Aisyiyah ke-46 yang diselenggaraan
bersama dengan Muktamar Muhammadiyah.
G. PENYELENGGARAAN
1. Penanggungjawab: Pimpinan Pusat Muhammadiyah
2. Panitia Pengarah (SC): Susunan personalia sesuai
SK PP Muhammadiyah
3. Panitia Pusat: Susunan personalia sesuai SK PP
Muhammadiyah
4. Panitia Penerima (OC): Panitia setempat yang
dibentuk oleh PWM DIY
5. Waktu pelaksanaan: tanggal 22-27 Rajab 1431 H /
3-8 Juli 2010 M
6. Tempat: di Yogyakarta (Tempat Muktamar
Muhammadiyah dipusatkan di Universitas
Muhammadiyah Yogyakarta dan Muktamar Aisyiyah
di Universitas Ahmad Dahlan)
7. Anggaran disusun kemudian dalam lampiran khusus
G
14 |
MUKTAMAR KE-46
AGENDA MUTAMAR SATU ABAD
MUHAMMADIYAH
I. AGENDA POKOK
1. Sidang Tanwir Pra-Muktamar Muhammadiyah
2. Sidang Tanwir dan Muktamar ‘Aisyiyah Ke-46
3. Pembukaan Muktamar Muhammadiyah dan
Aisyiyah
4. Pidato Iftitah Ketua Umum PP Muhammadiyah
5. Laporan Pimpinan Pusat
6. Pembahasan Program Muhammadiyah Periode
2010-2015
7. Pemilihan PP Muhammadiyah Periode 2010-1015
8. Pembahasan Konsep Revitalisasi Cabang dan
Ranting
9. Pembahasan Format Umum Masyarakat Islam yang
Sebenar-benarnya
10. Pembahasan Pernyataan Pikiran Satu Abad
Muhammadiyah
11. Pembahasan Revitalisasi Organisasi Muhammadiyah
| 15
12. Pembahasan Sistem Pendidikan Muhammadiyah
13. Pembahasan Revitalisasi Amal Usaha Muhammadiyah
14. Pembahasan Revitalisasi Dakwah dan Tajdid
Muhammadiyah
15. Pembahasan Pandangan Muhammadiyah tentang
Kebangsaan
16. Pembahasan Rekomendasi Muhammadiyah
17. Penutupan Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah
II. AGENDA PENDUKUNG DAN SYIAR
1. Launching Muktamar Muhammadiyah Satu Abad
dan Muktamar Aisyiyah ke-46
2. Pengajian Ramadhan 1430 H / 2009 M Jelang
Muktamar Satu Abad Muhammadiyah
3. Round-table Discussion Rancangan Program
Muhammadiyah
4. Round-table Discussion Konsep Revitalisasi Cabang
dan Ranting
5. Round-table Discussion Format Umum Masyarakat
Islam yang Sebenar-benarnya
16 |
MUKTAMAR KE-46
6. Seminar dan Lokakarya Pengembangan Sumberdaya
Kader dan Anggota Muhammadiyah
7. Round-table Discussion Pernyataan Pikiran Satu
Abad Muhammadiyah
8. Round-table Discussion Revtalisasi Organisasi
Muhammadiyah
9. Seminar & Lokakarya Revitalisasi Amal Usaha
Muhammadiyah di bidang Kesehatan, Kesejahteraan
Sosial, Ekonomi, dan Pemberdayaan Masyarakat
10. Seminar Sejarah Pendidikan dan Format Pendidikan
Muhammadiyah
11. Seminar Peran Muhammadiyah dalam Dinamika
Kebangsaan
12. Seminar Peran Muhammadiyah dalam Dinamika
Global
13. Seminar Satu Abad Gerakan Dakwah Muhammadiyah
menuju Peradaban Utama
14. Seminar Satu Abad Gerakan Tajdid Muhammadiyah
menuju Peradaban Utama
15. Seminar Jelang Satu Abad Aisyiyah sebagai Gerakan
Perempuan Muhammadiyah (Tinjauan Berbagai
Aspek)
| 17
16. Pertemuan dan Seminar Muhammadiyah
Internasional
17. Pertemuan Nasional Kader Muhammadiyah
18. Jambore Nasional Hizbul Wathan Muhammadiyah
19. Olimpiade Sains Siswa Perguruan Muhammadiyah
20. Lomba Ranting Muhammadiyah
21. Lomba Amal Usaha Muhammadiyah
22. Expo jelang Muktamar Satu Abad Muhammadiyah
23. Expo Muhammadiyah dan Lingkungan Hidup
24. Panen Raya Gebyar Muktamar Muhammadiyah Satu
Abad
25. Temu Petani dan Nelayan Indonesia
26. Bazar dan kegiatan sejenis pada waktu pelaksanaan
Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah
18 |
MUKTAMAR KE-46
SUSUNAN PANITIA PENGARAH
DAN PANITIA PUSAT
MUKTAMAR SATU ABAD
MUHAMMADIYAH
I. Panitia Pengarah:
Ketua : Dr. H. Haedar Nashir, M.Si.
Sekretaris : Drs. H. A. Rosyad Sholeh
Anggota : 1. Prof. Drs. H. A. Malik Fadjar, M.Sc.
2. Prof. Dr. H. Bambang Sudibyo
3. dr. H. Sudibyo Markus, MBA.
4. Drs. H. Muhammad Muqaddas,
Lc., M.A.
5. Dr. H. Yunahar Ilyas, Lc., M.A.
6. H. M. Muchlas Abror
II. Panitia Pusat:
Ketua : Prof. Dr. H. Zamroni
Wakil Ketua : Ir. H. M. Dasron Hamid, M.Sc.
Wakil Ketua : Drs. H. Goodwil Zubir
Wakil Ketua : Dr. H. Muhadjir Effendi, M.A.P.
| 19
Sekretaris : Drs. H. A. Dahlan Rais, M.Hum.
Wakil Sekretaris : Drs. H. Alfian Dharmawan
Wakil Sekretaris : Drs. Nurul Yamin, M.Si.
Wakil Sekretaris : H. Budi Setiawan, S.T.
Bendahara : H. M. Rossil B. Saleh, MBA
Wakill Bendahara : H. Soemaryono Rahardjo, SE., MBA
Wakill Bendahara : H. A. R. Iskandar
Anggota : 1. Prof. Dr. H. Fasich, Apt.
2. H. Chaerul Umam
3. Ir. H. M. Munichi
4. Prof. Dr. H. Bambang Setiaji
5. Dr. H. Suyatno, M.Pd.
6. Drs. H. Kasiyarno, M.Hum.
7. Dra. Hj. Dyah Siti Nur’aini
8. Hj. Hadiroh Ahmad, S.Pd.
III. Panitia Penerima:
Pelindung : 1. Sri Sultan Hamengku Buwono X
2. Wakil Gubernur D.I. Yogyakarta
3. MUSPIDA Provinsi DIY
20 |
MUKTAMAR KE-46
Penasehat : 1. Bupati Bantul
2. Bupati Kulon Progo
3. Bupati Gunungkidul
4. Bupati Sleman
5. DANDIM 0734 Kota Yogyakarta
6. DANDIM Bantul
7. DANDIM Kulon Progo
8. DANDIM Gunungkidul
9. DANDIM Sleman
10. KAPOLTABES Kota Yogyakarta
11. KAPOLRES Bantul
12. KAPOLRES Kulon Progo
13. KAPOLRES Gunungkidul
14. KAPOLRES Sleman
Penanggung jawab :
Dr. Agung Danarta, M.Ag. (Ketua PWM DIY)
Ketua Umum : Herry Zudianto, S.E., Akt., M.M�.
Wakil Ketua Umum : Ir. Azman Latif
Ketua I ������������������������ ���������������������� : Dr. Khoirudin Bashori
Ketua II ����������������������� ���������������������� : Budi Setiawan, S.T.
| 21
Ketua III ����������������������� ����������������������� : Haryadi Suyuti, S.E.
Ketua IV ���������������������������� ����������������������������� : Endang Wihdatiningtyas, S.H.
Ketua Otorita Kapas : Drs. Muchlas, M.T.
Ketua Otorita UMY������������������������������� ����������������������������: Drs. Husni Amriyanto, M.Si.
Sekretaris Umum ��: Drs. Untung Cahyono, M.Hum.
Wakil Sekretaris Umum : Drs. Sunardi, M.A.
Sekretaris I : Ikhwan Bagyo Ltd, S.Ag.
Sekretaris II ����������������������� ��������������� : Farid Setiawan, S.Pd.
Sekretaris III ����������������������� ���������������������� : Drs. Marzuki., M.Pd.
Sekretaris IV ������������������������� ������������������������ : Jamilatus Saudah, S.P.
Sekretaris Eksekutif :
1. Anang Masduki, S.Sos.I.
2. Aad Satria Permadi, S.Psi.
Bendahara Umum: Ir. Ahmad Syauqi Soeratno, MM.
Wakil Bendahara Umum : M. Isnawan, S.E.
Bendahara I ������������������������������ ������������������������� : Bambang Riyanta, S.T., M.T.
Bendahara II : Gita Danupranata, S.E., M.M.
Bendahara III : Muhammad Idris, S.E.
Bendahara IV : Siti Aminah Masykur W.
22 |
MUKTAMAR KE-46
Bendahara Eksekutif : Syinta Kurnia Dewi, S.E.
Seksi-Seksi :
Sie. Pedoman Hidup Islami
1. Drs. Hamdan Hambali (Koordinator)
2. Drs. Zaini Munir Fadhali, M.Ag.
3. Dr. Moh. Anis, M.A.
4. Drs. Asrori Ma’ruf, M.Pd.
5. Drs. Abdul Choliq Muchtar, M.Si.
6. Drs. Ahmad Marwazi NZ.
7. Drs. Abdul Ghofar, M.Si.
8. Asrofi, S.Ag, M.Hum.
9. Thontowi, S.Ag.
Sie. Pendanaan
1. Drs. Kasiyarno, M.Hum. (Koordinator)
2. Drs. Sri Purnomo
3. Badingah, S.Sos.
4. Drs. Mulyono
5. Drs. Sumarno, Prs.
6. Moh. Faqih, S.T.
7. Drs. Agus Syamsudin
| 23
Sie. Pemondokan
1. Drs. Kamiran Qomar (Koordinator)
2. Ghofar Ismail, M.Ag.
3. Ikhwan Ahada, S.Ag
Sie. Informasi Teknologi
1. Afan Kurniawan, ST., MT. (Koordinator)
2. Wahyudi, S.T., M.T.
3. Ir. Muh. Helmi, M.Sc.
4. Iwan Setyawan
5. Tawar, S.Si., M.Comm.
Sie. Perlengkapan dan Akomodasi
1. Drs. Susena, M.M. (Koordinator)
2. Dedy Haryono, S.H.
3. Surya Budi Lesmana, S.T.., M.T.
Sie. Keamanan
1. Drs. Akhid Widi Rahmanto (Koordinator)
2. Arif Mahfud, M.Si.
3. Drs. Ahmad Djam’an, M.Pd.I.
4. Drs. Wahyu Widayat, M.Si.
24 |
MUKTAMAR KE-46
Sie. Kesehatan
1. dr. Agus Taufiqurrohman. M.Kes., Sp.S. (Koord.)
2. Syaifuddin IM., M.Kes.
3. Sarijan, S.Pd.
Sie. Persidangan
1. M. Endrio Susila, S.H., MCL. (Koordinator)
2. AR. Qomaru, S.E.
3. Muh. Irfan Islami, S.Ag.
4. Hatib Rahmawan, S.Pd.
Sie. Konsumsi
1. Sumirahatun Bahrun N. (Koordinator)
2. Drs. Taufiqurrahman
3. Sri Suratun
4. Siti Sa’diyatun
Sie. Protokoler
1. Iswanto, S.IP. (Koordinator)
2. Iskanto AR., S.Ag.
3. Yulia Rustiyaningsih, S.IP.
| 25
Sie. Tamu dan Peserta
1. Drs. Mahrizal, M.A. (Koordinator)
2. Layin Fauziyah, S.Ag.
Sie. Penerangan & Humas
1. Drs. Imron Nasri (Koordinator)
2. Drs. M. Afnan Hadikusumo
3. Ir. Edy Suharyanto, M.M.
4. Suparno S. Ady
5. Ahmad Ma’ruf, S.E., M.Si.
6. Mufti Khakim, S.H.
Sie. Syi’ar
1. Jabrohim (Koordinator)
2. Nur Syahid, M.Hum.
3. Mustofa W. Hasyim
Sie. Dokumentasi
1. Drs. Nurrudin Tri (Koordinator)
2. Muji Suranto, S.E.
26 |
MUKTAMAR KE-46
Sie. Pameran
1. AR. Iskandar (Koordinator)
2. Ir. Fuad Abdullah
3. Muhammad Ridwan, M.Ag.
Sie. Bakti Sosial
1. Abunda Farouk (Koordinator)
2. Drs. Saebani, M.A.
3. Drs. Muhammad Darobi
Sie. Ceramah dan Seminar
1. Evi Sofia Inayati (Koordinator)
2. Wahdaniah Astuti, S.E.
3. Isti’anah ZA, SH, M.Hum
4. Drs. Hadjam Murusdi, S.U.
5. Drs. Sugito, M.Si.
6. Ir. Nafi Ananda Utama
Sie. Penggembira
1. Ir. Nursasongko, MSA. (Koordinator)
2. Hanafi
3. Drs. Ahmad Fadhil
4. Ahmad Solihin, S.Ag.
| 27
Sie. Pembukaan dan Penutupan
1. Herman Doddy Isdarmadi, A.Md. Ak. (Koord.)
2. Arif Noor Hartanto, S.IP.
3. Danang
4. Endro Seno
Sie. Transportasi
1. Ferry Astomo (Koordinator)
2. Ir. Tri Budianto, M.T.
3. Bimo Seno Sanjaya, S.H.
28 |
MUKTAMAR KE-46

|
MUKTAMAR SATU ABAD MUHAMMADIYAH
“GERAK MELINTASI ZAMAN
DAKWAH DAN TAJDID
MENUJU PERADABAN UTAMA”
A. TEMA
Muktamar Muhammadiyah ke-46 tahun 2010
M / 1431 M diberi nama “Muktamar Satu Abad
Muhammadiyah” dengan tema: “Gerak Melintasi
Zaman: Dakwah Dan Tajdid Menuju Peradaban Utama”.
Penggabungan isi antara event dan tema dirumuskan
dalam narasi sebagai berikut: “Muktamar Satu Abad
Muhammadiyah: Gerak Melintasi Zaman, Dakwah Dan
Tajdid Menuju Peradaban Utama”.
B. DASAR PEMIKIRAN
1. Muktamar ialah permusyawaratan tertinggi dalam
Muhammadiyah yang diselenggarakan oleh dan atas
tanggung jawab Pimpinan Pusat, yang diadakan
A
B
|
MUKTAMAR KE-46
satu kali dalam lima tahun (AD Muhammadiyah
Bab IX pasal 22). Muktamar ke-46 diselenggarakan
di Yogyakarta pada tahun 2010 M / 1431 H dan
diberi nama lain sebagai “Muktamar Satu Abad”
dengan alasan bahwa pelaksanaan Muktamar di kota
kelahiran Muhammadiyah tersebut bertepatan dengan
usia seratus tahun atau satu abad Muhammadiyah.
Tahun 2010 M memang kurang dua tahun untuk usia
satu abad Muhammadiyah yang semestinya jatuh
pada tahun 2012 M jika diukur dari tahun kelahiran
gerakan Islam yang didirikan oleh Kyai Haji Ahmad
Dahlan ini (lahir tahun 1912), tetapi jika diukur dalam
hitungan tahun Hijriyah (1330-1431 H) maka usia
Muhammadiyah lebih satu tahun. Karena itu secara
relatif pada Muktamar ke-46 tahun 2010 M / 1431
H di Yogyakarta tersebut dapat ditetapkan sebagai
Muktamar satu abad karena jika menunggu sampai
Muktamar ke-47 yang akan jatuh pada tahun 2015
M atau 1436 H, sehingga akan terlampaui tiga tahun
dalam hitungan Miladiyah atau enam tahun dalam
bilangan tahun Hijriyah.
|
2. Muktamar satu abad atau Muktamar ke-46
mengangkat tema “Gerak Melintasi Zaman: Dakwah
dan Tajdid Menuju Peradaban Utama”. Kalimat
“Gerak Melintasi Zaman” mengandung dua makna.
Pertama melewati, menjalani, menapaki, dan
menghadapi masa atau keadaan sejak kelahirannya
hingga usia ke-100 tahun. Kedua menyebrangi atau
melintas-batas yakni memasuki fase baru setelah
usianya satu abad ke peralihan abad selanjutnya.
Adapun kalimat “Dakwah dan Tajdid Menuju
Peradaban Utama” mengandung pengertian bahwa
dalam melintasi zaman selama satu abad maupun
untuk masa selanjutnya Muhammadiyah senantiasa
hadir sebagai gerakan Islam yang senantiasa
istiqamah mengemban misi dakwah dan tajdid
untuk mewujudkan peradaban yang utama. Gerakan
dakwah dan tajdid yang dilaksanakan Muhammadiyah
tersebut berangkat dari spirit awal kelahirannya
sebagaimana tercantum dalam Statuten (Anggaran
Dasar) Muhammadiyah yang pertama tahun 1912
yaitu “menyebarluaskan” [dakwah] dan “memajukan”
[tajdid] hal ihwal ajaran Islam di seluruh tanah
air. Gerakan dakwah dan tajdid Muhammadiyah
|
MUKTAMAR KE-46
tersebut tidak lain dimaksudkan untuk mewujudkan
“Peradaban Utama” yakni peradaban Masyarakat
Islam yang sebenar-benarnya. Peradaban utama
tersebut merupakan suatu peradaban Khaira Ummah
(umat terbaik, umat pilihan) sebagai manifestasi
objektif atau objektivasi dari kehidupan masyarakat
Islam yang sebenar-benarnya yang tumbuh dan
berkembang di Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Peradaban utama yang lahir dari gerakan dakwah dan
tajdid Muhammadiyah di bumi Indonesia tersebut
pada perkembangan yang lebih luas dapat menyinari
kehidupan umat manusia secara universal, sebagai
matarantai dari misi kerisalahan atau gerakan Islam
yang dibawa dan disebarluaskan Muhammadiyah
untuk mewujudkan Islam sebagai agama rahmatan
lil-‘alamin di muka bumi.
3. Muktamar ke-46 tahun 2010 di Yogyakarta
dapat dijadikan momentum penting dan strategis
untuk merevitalisasi gerakan Muhammadiyah
memasuki fase baru abad ke-2 dari kelahirannya.
Muhammadiyah dalam perjalanan usianya satu
abad itu dapat dikatakan telah melewati dinamika
|
zaman yang penuh perjuangan suka maupun
duka. Tiga era telah dilalui Muhammadiyah yaitu
era perjuangan kemerdekaan di masa kolonial, era
setelah kemerdekaan di masa revolusi dan Orde
Lama, masa Orde Baru, serta era baru Reformasi
yang masih akan berlangsung dengan penuh
dinamika. Muhammadiyah dalam pergantian abad
dari kelahirannya akan memasuki abad baru yang
penuh tantangan, baik di tingkat lokal dan nasional
maupun internasional. Dari peralihan abad tersebut
Muhammadiyah akan melintasi zaman dengan segala
tantangan, masalah, dan harapan baru ketika dunia
berada dalam fase posmodern dan era globalisasi
tahap lanjut dengan beragam dinamikanya yang
semakin kompleks. Dalam menghadapi alaf baru
yang demikian kompleks itu diperlukan revitalisasi
seluruh potensi dan modal yang dimilikinya baik
dalam hal sistem gerakan (keyakinan dan paham
agama, ideologi atau keyakinan dan cita-cita
hidup, kepribadian, khittah, dan lain-lain) maupun
dalam organisasi, kepemimpinan, sumberdaya
manusia, amal usaha, program, kegiatan, relasi,
infrastruktur, dan dayadukung yang dimilikinya.
|
MUKTAMAR KE-46
Revitalisasi gerakan Muhammadiyah di berbagai
bidang dan lini gerakan tersebut sebagai matarantai
yang berkesinambungan atau berkelanjutan dari
usaha mencapau maksud dan tujuannya, yaitu
menegakkan dan menjunjung tinggi Agama Islam
sehingga terwujud Masyarakat Islam yang sebenarbenarnya.
Cita-cita mewujudkan masyarakat Islam
yang sebenar-benarnya tersebut bukanlah sekadar
idealisme normatif belaka tetapi bersifat realistik
dan empirik karena selama sekitar satu abad sejak
kelahirannya hingga saat ini Muhammadiyah terus
melakukan seluruh langkah gerakannya dengan
segenap pengorbanan dan perjuangan tidak kenal
lelah. Karena itu Muhammadiyah harus memiliki
optimisme yang tinggi bahwa dalam memasuki
abad ke-2 dalam sejarah perjalannnya insya Allah
dapat mengukir kisah sukses baru sebagai gerakan
dakwah dan tajdid yang lebih maju dan unggul di
negeri tercinta ini.
4. Dalam tujuan jangka panjang program Muhammadiyah
hasil Muktamar ke-45 dinyatakan bahwa program
Muhammadiyah Jangka Panjang 20 tahun (2005-
|
2025) adalah suatu tahapan pencapaian tujuan
persyarikatan itu sendiri, yaitu menegakkan dan
menjunjung tinggi Agama Islam sehingga terwujud
masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Secara
spesifik rumusan tujuan Program Jangka Panjang
adalah: Tumbuhnya kondisi dan faktor-faktor
pendukung bagi perwujudan masyarakat Islam
yang sebenar-benarnya, yang ditandai dengan: (1)
Terbinanya kesadaran masyarakat akan keutamaan
kehidupan Islami, yang menjamin keselamatan
dan kebahagiaan kehidupan dunia dan akhirat
(khasanah fiddun-ya wal akhirah), yang ditunjukan
oleh tanggung jawab dan upaya nyata masyarakat
dan bangsa bagi terwujudnya kehidupan tersebut;
(2) Terbinanya ajaran Islam dalam kehidupan
bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang
kondusif bagi tumbuh kembangnya masyarakat Islami
di Indonesia, yang tercermin dengan berkembangnya
kapasitas sosial masyarakat untuk meningkatkan
kualitas kehidupan mereka secara mandiri dalam
berbagai aspeknya; (3) Terbinanya sistem pranata
sosial dan negara yang menjamin serta mendorong
terwujudnya kehidupan bangsa dan negara yang
|
MUKTAMAR KE-46
maju, sejahtera dan berkeadilan di bawah naungan
ridha Alah SWT (baldatun tayyibatun wa rabbun
ghafur); (4) Berkembangnya tata kehidupan global
yang berkeadilan dan bermartabat, serta semakin
proporsionalnya peran dan tanggungjawab umat
Islam (dunia Islam) di antara komunitas dunia yang
lain. Visi Muhammadiyah tersebut menggambarkan
harapan sekaligus capaian yang ingin diwujudkan
oleh Muhammadiyah untuk menyongsong masa
depan yang lebih maju dan unggul. Karena itu
Muktamar satu abad Muhammadiyah dapat
dijadikan momentum penting untuk melangkah
secara lebih strategis bagi Muhammadiyah dalam
mewujudkan tujuan dan cita-citanya yang mulia
sebagai pengemban misi gerakan Islam di Indonesia
dan menyinari seluruh umat manusia di bumi Allah
tercinta.
C. TUJUAN
1. Terlaksananya permusyawaratan Muktamar dengan
segala rangkaianya sesuai dengan ketentuan
Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga
Muhammadiyah.
C
|
2. Dihasilkannya keputusan-keputusan Muktamar
sebagai amanat dan arah bagi Pimpinan Pusat
Muhammadiyah dan perjalanan Muhammadiyah
periode 2010-2015.
3. Terkonsolidasikannya seluruh potensi, kekuatan,
dan dukungan bagi perkembangan dan kemajuan
Persyarikatan dalam memasuki abad ke-2 perjalanan
sejarah Muhammadiyah.
4. Sukses Muktamar sebagai pijakan dan momentum
penting bagi Muhammadiyah dalam melintasi zaman
(dari abad ke-1 ke abad ke-2 perjalanan sejarahnya)
untuk mewujudkan gerakan dakwah dan tajdid
menuju peradaban utama dalam kehidupan umat,
bangsa, dan dunia kemanusiaan.
D. PESERTA
Muktamar Muhammadiyah sesuai pasal 21
Anggaran Rumah Tangga Muhammadiyah dihadiri oleh:
a. Anggota Muktamar terdiri atas:
1. Anggota Pimpinan Pusat.
2. Ketua Pimpinan Wilayah atau penggantinya yang
sudah disahkan oleh Pimpinan Pusat.
D
10 |
MUKTAMAR KE-46
3. Anggota Tanwir wakil Wilayah.
4. Ketua Pimpinan Daerah atau penggantinya yang
sudah disahkan oleh Pimpinan Wilayah.
5. Wakil Daerah sekurang-kurangnya tiga orang dan
sebanyak-banyaknya tujuh orang, berdasar atas
jumlah perimbangan Cabang dalam tiap Daerah,
atas dasar keputusan Musyawarah Pimpinan
Daerah. Ketentuan perimbangan ditetapkan oleh
Pimpinan Pusat.
6. Wakil Pimpinan Organisasi Otonom tingkat Pusat
masing-masing tiga orang, diantaranya dua
orang wakilnya dalam Tanwir.
b. Peserta Muktamar terdiri atas:
1. Wakil Unsur Pembantu Pimpinan tingkat Pusat
masing-masing dua orang.
2. Undangan khusus dari kalangan Muhammadiyah
yang ditentukan oleh Pimpinan Pusat.
c. Peninjau Muktamar ialah mereka yang diundang oleh
Pimpinan Pusat.
E. MATERI DAN ACARA
1. Materi Muktamar secara keseluruhan ialah sebagai E
| 11
berikut:
(1) Pidato Iftitah Ketua Umum PP Muhammadiyah
periode 2005-2010
(2) Laporan Pimpinan Pusat periode 2005-2010
(2) Rancangan Program Muhammadiyah periode
2010-2015
(3) Pemilihan Anggota Pimpinan Pusat dan penetapan
Ketua Umum PP
Muhammadiyah periode 2010-2015
(4) Masalah Muhammadiyah yang bersifat umum:
a. Konsep Revitalisasi Cabang dan Ranting
b. Konsep Masyarakat Islam yang sebenarbenarnya
c. Pernyataan Pikiran Satu Abad Muhammadiyah:
Gerak Melintasi Zaman, Dakwah dan Tajdid
menuju Peradaban Utama
d. Revitalisasi Gerakan Muhammadiyah di
bidang Pendidikan, Ekonomi, Pelayanan
Sosial dan Kesehatan, Pemberdayaan
Masyarakat, Sumberdaya Manusia, dll.
e. Pandangan Muhammadiyah tentang
Kebangsaan
12 |
MUKTAMAR KE-46
d. Materi-materi umum lainnya yang dipandang
penting dan relevan
2. Jadwal acara disusun kemudian
F. KEGIATAN
1. Kegiatan Pokok
(1) Tanwir sebelum Muktamar
(2) Pembukaan Muktamar
(3) Persidangan-persidangan (Pleno dan Komisi)
Muktamar
(4) Penutupan Muktamar
2. Kegiatan Pendukung
(1) Launching Pelaksanaan Muktamar
(2) Sosialisasi dan syiar menyongsong
Muktamar
(3) Seminar menyongsong Muktamar di
berbagai PTM dan institusi di lingkungan
Muhammadiyah (dikaitkan dengan
kepentingan materi pokok)
(4) Silaturahim Muhammadiyah internasional
(5) Silaturahim Kader Muhammadiyah nasional
(6) Jambore Hizbul Wathan tingkat Nasional
F
| 13
(7) Bazar, Expo, dan kegiatan pendukung lainnya
(8) Kegiatan-kegiatan lain yang disusun lengkap
dalam agenda Muktamar Satu Abad
3. Muktamar Aisyiyah ke-46 yang diselenggaraan
bersama dengan Muktamar Muhammadiyah.
G. PENYELENGGARAAN
1. Penanggungjawab: Pimpinan Pusat Muhammadiyah
2. Panitia Pengarah (SC): Susunan personalia sesuai
SK PP Muhammadiyah
3. Panitia Pusat: Susunan personalia sesuai SK PP
Muhammadiyah
4. Panitia Penerima (OC): Panitia setempat yang
dibentuk oleh PWM DIY
5. Waktu pelaksanaan: tanggal 22-27 Rajab 1431 H /
3-8 Juli 2010 M
6. Tempat: di Yogyakarta (Tempat Muktamar
Muhammadiyah dipusatkan di Universitas
Muhammadiyah Yogyakarta dan Muktamar Aisyiyah
di Universitas Ahmad Dahlan)
7. Anggaran disusun kemudian dalam lampiran khusus
G
14 |
MUKTAMAR KE-46
AGENDA MUTAMAR SATU ABAD
MUHAMMADIYAH
I. AGENDA POKOK
1. Sidang Tanwir Pra-Muktamar Muhammadiyah
2. Sidang Tanwir dan Muktamar ‘Aisyiyah Ke-46
3. Pembukaan Muktamar Muhammadiyah dan
Aisyiyah
4. Pidato Iftitah Ketua Umum PP Muhammadiyah
5. Laporan Pimpinan Pusat
6. Pembahasan Program Muhammadiyah Periode
2010-2015
7. Pemilihan PP Muhammadiyah Periode 2010-1015
8. Pembahasan Konsep Revitalisasi Cabang dan
Ranting
9. Pembahasan Format Umum Masyarakat Islam yang
Sebenar-benarnya
10. Pembahasan Pernyataan Pikiran Satu Abad
Muhammadiyah
11. Pembahasan Revitalisasi Organisasi Muhammadiyah
| 15
12. Pembahasan Sistem Pendidikan Muhammadiyah
13. Pembahasan Revitalisasi Amal Usaha Muhammadiyah
14. Pembahasan Revitalisasi Dakwah dan Tajdid
Muhammadiyah
15. Pembahasan Pandangan Muhammadiyah tentang
Kebangsaan
16. Pembahasan Rekomendasi Muhammadiyah
17. Penutupan Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah
II. AGENDA PENDUKUNG DAN SYIAR
1. Launching Muktamar Muhammadiyah Satu Abad
dan Muktamar Aisyiyah ke-46
2. Pengajian Ramadhan 1430 H / 2009 M Jelang
Muktamar Satu Abad Muhammadiyah
3. Round-table Discussion Rancangan Program
Muhammadiyah
4. Round-table Discussion Konsep Revitalisasi Cabang
dan Ranting
5. Round-table Discussion Format Umum Masyarakat
Islam yang Sebenar-benarnya
16 |
MUKTAMAR KE-46
6. Seminar dan Lokakarya Pengembangan Sumberdaya
Kader dan Anggota Muhammadiyah
7. Round-table Discussion Pernyataan Pikiran Satu
Abad Muhammadiyah
8. Round-table Discussion Revtalisasi Organisasi
Muhammadiyah
9. Seminar & Lokakarya Revitalisasi Amal Usaha
Muhammadiyah di bidang Kesehatan, Kesejahteraan
Sosial, Ekonomi, dan Pemberdayaan Masyarakat
10. Seminar Sejarah Pendidikan dan Format Pendidikan
Muhammadiyah
11. Seminar Peran Muhammadiyah dalam Dinamika
Kebangsaan
12. Seminar Peran Muhammadiyah dalam Dinamika
Global
13. Seminar Satu Abad Gerakan Dakwah Muhammadiyah
menuju Peradaban Utama
14. Seminar Satu Abad Gerakan Tajdid Muhammadiyah
menuju Peradaban Utama
15. Seminar Jelang Satu Abad Aisyiyah sebagai Gerakan
Perempuan Muhammadiyah (Tinjauan Berbagai
Aspek)
| 17
16. Pertemuan dan Seminar Muhammadiyah
Internasional
17. Pertemuan Nasional Kader Muhammadiyah
18. Jambore Nasional Hizbul Wathan Muhammadiyah
19. Olimpiade Sains Siswa Perguruan Muhammadiyah
20. Lomba Ranting Muhammadiyah
21. Lomba Amal Usaha Muhammadiyah
22. Expo jelang Muktamar Satu Abad Muhammadiyah
23. Expo Muhammadiyah dan Lingkungan Hidup
24. Panen Raya Gebyar Muktamar Muhammadiyah Satu
Abad
25. Temu Petani dan Nelayan Indonesia
26. Bazar dan kegiatan sejenis pada waktu pelaksanaan
Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah
18 |
MUKTAMAR KE-46
SUSUNAN PANITIA PENGARAH
DAN PANITIA PUSAT
MUKTAMAR SATU ABAD
MUHAMMADIYAH
I. Panitia Pengarah:
Ketua : Dr. H. Haedar Nashir, M.Si.
Sekretaris : Drs. H. A. Rosyad Sholeh
Anggota : 1. Prof. Drs. H. A. Malik Fadjar, M.Sc.
2. Prof. Dr. H. Bambang Sudibyo
3. dr. H. Sudibyo Markus, MBA.
4. Drs. H. Muhammad Muqaddas,
Lc., M.A.
5. Dr. H. Yunahar Ilyas, Lc., M.A.
6. H. M. Muchlas Abror
II. Panitia Pusat:
Ketua : Prof. Dr. H. Zamroni
Wakil Ketua : Ir. H. M. Dasron Hamid, M.Sc.
Wakil Ketua : Drs. H. Goodwil Zubir
Wakil Ketua : Dr. H. Muhadjir Effendi, M.A.P.
| 19
Sekretaris : Drs. H. A. Dahlan Rais, M.Hum.
Wakil Sekretaris : Drs. H. Alfian Dharmawan
Wakil Sekretaris : Drs. Nurul Yamin, M.Si.
Wakil Sekretaris : H. Budi Setiawan, S.T.
Bendahara : H. M. Rossil B. Saleh, MBA
Wakill Bendahara : H. Soemaryono Rahardjo, SE., MBA
Wakill Bendahara : H. A. R. Iskandar
Anggota : 1. Prof. Dr. H. Fasich, Apt.
2. H. Chaerul Umam
3. Ir. H. M. Munichi
4. Prof. Dr. H. Bambang Setiaji
5. Dr. H. Suyatno, M.Pd.
6. Drs. H. Kasiyarno, M.Hum.
7. Dra. Hj. Dyah Siti Nur’aini
8. Hj. Hadiroh Ahmad, S.Pd.
III. Panitia Penerima:
Pelindung : 1. Sri Sultan Hamengku Buwono X
2. Wakil Gubernur D.I. Yogyakarta
3. MUSPIDA Provinsi DIY
20 |
MUKTAMAR KE-46
Penasehat : 1. Bupati Bantul
2. Bupati Kulon Progo
3. Bupati Gunungkidul
4. Bupati Sleman
5. DANDIM 0734 Kota Yogyakarta
6. DANDIM Bantul
7. DANDIM Kulon Progo
8. DANDIM Gunungkidul
9. DANDIM Sleman
10. KAPOLTABES Kota Yogyakarta
11. KAPOLRES Bantul
12. KAPOLRES Kulon Progo
13. KAPOLRES Gunungkidul
14. KAPOLRES Sleman
Penanggung jawab :
Dr. Agung Danarta, M.Ag. (Ketua PWM DIY)
Ketua Umum : Herry Zudianto, S.E., Akt., M.M�.
Wakil Ketua Umum : Ir. Azman Latif
Ketua I ������������������������ ���������������������� : Dr. Khoirudin Bashori
Ketua II ����������������������� ���������������������� : Budi Setiawan, S.T.
| 21
Ketua III ����������������������� ����������������������� : Haryadi Suyuti, S.E.
Ketua IV ���������������������������� ����������������������������� : Endang Wihdatiningtyas, S.H.
Ketua Otorita Kapas : Drs. Muchlas, M.T.
Ketua Otorita UMY������������������������������� ����������������������������: Drs. Husni Amriyanto, M.Si.
Sekretaris Umum ��: Drs. Untung Cahyono, M.Hum.
Wakil Sekretaris Umum : Drs. Sunardi, M.A.
Sekretaris I : Ikhwan Bagyo Ltd, S.Ag.
Sekretaris II ����������������������� ��������������� : Farid Setiawan, S.Pd.
Sekretaris III ����������������������� ���������������������� : Drs. Marzuki., M.Pd.
Sekretaris IV ������������������������� ������������������������ : Jamilatus Saudah, S.P.
Sekretaris Eksekutif :
1. Anang Masduki, S.Sos.I.
2. Aad Satria Permadi, S.Psi.
Bendahara Umum: Ir. Ahmad Syauqi Soeratno, MM.
Wakil Bendahara Umum : M. Isnawan, S.E.
Bendahara I ������������������������������ ������������������������� : Bambang Riyanta, S.T., M.T.
Bendahara II : Gita Danupranata, S.E., M.M.
Bendahara III : Muhammad Idris, S.E.
Bendahara IV : Siti Aminah Masykur W.
22 |
MUKTAMAR KE-46
Bendahara Eksekutif : Syinta Kurnia Dewi, S.E.
Seksi-Seksi :
Sie. Pedoman Hidup Islami
1. Drs. Hamdan Hambali (Koordinator)
2. Drs. Zaini Munir Fadhali, M.Ag.
3. Dr. Moh. Anis, M.A.
4. Drs. Asrori Ma’ruf, M.Pd.
5. Drs. Abdul Choliq Muchtar, M.Si.
6. Drs. Ahmad Marwazi NZ.
7. Drs. Abdul Ghofar, M.Si.
8. Asrofi, S.Ag, M.Hum.
9. Thontowi, S.Ag.
Sie. Pendanaan
1. Drs. Kasiyarno, M.Hum. (Koordinator)
2. Drs. Sri Purnomo
3. Badingah, S.Sos.
4. Drs. Mulyono
5. Drs. Sumarno, Prs.
6. Moh. Faqih, S.T.
7. Drs. Agus Syamsudin
| 23
Sie. Pemondokan
1. Drs. Kamiran Qomar (Koordinator)
2. Ghofar Ismail, M.Ag.
3. Ikhwan Ahada, S.Ag
Sie. Informasi Teknologi
1. Afan Kurniawan, ST., MT. (Koordinator)
2. Wahyudi, S.T., M.T.
3. Ir. Muh. Helmi, M.Sc.
4. Iwan Setyawan
5. Tawar, S.Si., M.Comm.
Sie. Perlengkapan dan Akomodasi
1. Drs. Susena, M.M. (Koordinator)
2. Dedy Haryono, S.H.
3. Surya Budi Lesmana, S.T.., M.T.
Sie. Keamanan
1. Drs. Akhid Widi Rahmanto (Koordinator)
2. Arif Mahfud, M.Si.
3. Drs. Ahmad Djam’an, M.Pd.I.
4. Drs. Wahyu Widayat, M.Si.
24 |
MUKTAMAR KE-46
Sie. Kesehatan
1. dr. Agus Taufiqurrohman. M.Kes., Sp.S. (Koord.)
2. Syaifuddin IM., M.Kes.
3. Sarijan, S.Pd.
Sie. Persidangan
1. M. Endrio Susila, S.H., MCL. (Koordinator)
2. AR. Qomaru, S.E.
3. Muh. Irfan Islami, S.Ag.
4. Hatib Rahmawan, S.Pd.
Sie. Konsumsi
1. Sumirahatun Bahrun N. (Koordinator)
2. Drs. Taufiqurrahman
3. Sri Suratun
4. Siti Sa’diyatun
Sie. Protokoler
1. Iswanto, S.IP. (Koordinator)
2. Iskanto AR., S.Ag.
3. Yulia Rustiyaningsih, S.IP.
| 25
Sie. Tamu dan Peserta
1. Drs. Mahrizal, M.A. (Koordinator)
2. Layin Fauziyah, S.Ag.
Sie. Penerangan & Humas
1. Drs. Imron Nasri (Koordinator)
2. Drs. M. Afnan Hadikusumo
3. Ir. Edy Suharyanto, M.M.
4. Suparno S. Ady
5. Ahmad Ma’ruf, S.E., M.Si.
6. Mufti Khakim, S.H.
Sie. Syi’ar
1. Jabrohim (Koordinator)
2. Nur Syahid, M.Hum.
3. Mustofa W. Hasyim
Sie. Dokumentasi
1. Drs. Nurrudin Tri (Koordinator)
2. Muji Suranto, S.E.
26 |
MUKTAMAR KE-46
Sie. Pameran
1. AR. Iskandar (Koordinator)
2. Ir. Fuad Abdullah
3. Muhammad Ridwan, M.Ag.
Sie. Bakti Sosial
1. Abunda Farouk (Koordinator)
2. Drs. Saebani, M.A.
3. Drs. Muhammad Darobi
Sie. Ceramah dan Seminar
1. Evi Sofia Inayati (Koordinator)
2. Wahdaniah Astuti, S.E.
3. Isti’anah ZA, SH, M.Hum
4. Drs. Hadjam Murusdi, S.U.
5. Drs. Sugito, M.Si.
6. Ir. Nafi Ananda Utama
Sie. Penggembira
1. Ir. Nursasongko, MSA. (Koordinator)
2. Hanafi
3. Drs. Ahmad Fadhil
4. Ahmad Solihin, S.Ag.
| 27
Sie. Pembukaan dan Penutupan
1. Herman Doddy Isdarmadi, A.Md. Ak. (Koord.)
2. Arif Noor Hartanto, S.IP.
3. Danang
4. Endro Seno
Sie. Transportasi
1. Ferry Astomo (Koordinator)
2. Ir. Tri Budianto, M.T.
3. Bimo Seno Sanjaya, S.H.
28 |
MUKTAMAR KE-46



Tulisan ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s