Fastabiqul Khoirot


Salah satu didikan Nabi kpd para Sahabat adalah mengorbankan harta benda yang mereka miliki

QS. 3:92 :” Kamu sekalian sekali-kali tdk akan memperoleh kebajikan sebelum kalian menafkahkan sebagian harta yg kamu cintai”.

Dalam satu majlis Rasulullah Saw.memobilisasi dana untuk perjuangan Islam. Disampaikan saat itu etapa besar pahala bagi orang-orang yang mau berjuang dijalan Alloh,pahala sangat besar disisi NYA. Maka datanglah Umar bin Khattab,dia memang sangat ingin mengalahkan Abu Bakar dalam berjuang dijalan Alloh.

Umar: Ya Rasulullah, Aku infaqkan separo hartaku;

Nabi: apa yg kau tinggalkan utk keluargamu ? dijawab masih ada separuhnya.

Tidak lama kemudian datanglah sahabat Abu Bakar;

Abu Bakar: Aku infaqkan seluruh hartaku; Rasulullah bertanya,apa yang kau tinggalkan untuk keluargamu ?

Jawab Abu Bakar, yg kutinggalkan utk keluarakuAlloh & RosulNYA. Mendengar jawaban itu Umar berkata : Kalau memang Abu Bakar memilki prinsip demikian., maka aku tidak akan pernah bisa mengalahkan Abu Bakar sampai kapanpun.

Utsman: Saat musim paceklik & kekeringan, ia membeli sumur “Rowamah” miik orang Yahudi utk kaum muslimin.ia mengumpulkan seluruh kambing,sapi dan ontanya untuk disembelih dan dagingnya diberikan kpd orang Islam seluruhnya; beliau hanya makan gandum dicampur garam ! Pada saat yg lain,Thalhah akan nyaur utang 50.000 Dirham, dikembalikan ole Usman dan katanya : Itu untukmu sebagai bantuan agar terjaga harga dirimu.

Ali dan Keluarganya : Saat Hasan-Husen sakit, dikunjungi Nabi, Abu Bakar dan Umar, kata Umar : Hai Abu Hasan kalau kamu bernadzar untuk kedua anak ini,pasti Alloh swt akan menyembuhkannya. Alipun bernadzar:Jika Hasan – Husen sembuh, aku bernadzar puasa tiga hari sebagai wujud rasa syukur kepada NYA, ternyata puasa itu diikuti oleh Fathimah, Hasan, Husen dan Fahdoh (pembantunya).Saat sembuh mrk puasa semua,meski tdk ada makanan sedikitpun.

Kemudian Ali bekerja pada “Sam’un” orang Yahudi tetangganya memintal wool dg imbalan tiga gantang gandum. Fathimah menumbuk gandum tsb menjadi tepung, dimasaknya menjadi 5 potong roti. Namun saat akan berbuka, dtang peinta-minta, maka roti ts diberikan semuanya kpd peminta-minta tsb. Hal ini terjadi selama tiga hari brturut-turut saat puasa nadzar !!, mereka sekeluarga¬† hanya minum air putih selama tiga hari terusan !!

Turunlah QS Al-Insan 8-12.

“Berlomba-lombalah kamu dalam kebaikan dan Taqwa”

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s