Penyuntikan Vaksin Meningitis Usai Lebaran

Jakarta (Pinmas)–Penyuntikan vaksin meningitis kepada calon jemaah haji sebagai suatu keharusan untuk mencegah calhaj dari bahaya penyakit meningitis. Seluruh calon jemaah haji Indonesia akan disuntik vaksin meningitis setelah lebaran Idul Fitri.

“Vaksin suatu keharusan bagi calon jemaah haji,” kata Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah, Slamet Ryanto kepada wartawan di Gedung MUI, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Selasa sore (7/9). Berdasarkan data dari Kementerian Agama, jumlah jamaah haji yang akan disuntik sebanyak 224.250 calon jamaah haji.

Slamet menjelaskan, masalah vaksin meningitis sudah merupakan taklimatul hajj (peraturan) dari pemerintah Arab Saudi. Untuk itu harus disuntikkan kepada calon jemaah sebelum berangkat ke tanah suci. “Kloter pertama jamaah haji rencananya akan berangkat tanggal 11 Oktober 2010. Ini dimajukan karena ada tambahan kuota,” imbuh Slamet.

Sementara itu Sekjen Kementerian Kesehatan Ratna Rosita mengatakan, vaksin telah didistribusikan ke seluruh provinsi. Selanjutkan didistribusikan ke kabupaten/kota. “Kami dari Kemenkes akan segera melakukan penyuntikan kepada para calon jamaah haji. Penyuntikan akan dimulai setelah usai lebaran,” kata Ratna

Menurut dia, penyuntikan itu dilakukan sebelum jamaah haji berangkat ke tanah suci. “Kami juga sudah melakukan training tentang penyuntikan vaksin kepada petugas kami di daerah di seluruh negeri,” ujarnya.

Ketua MUI KH Maruf Amin mengingatkan, tentang vaksin meningitis yang akan digunakan MUI telah menetapkan adanya vaksin yang halal dan yang haram Oleh sebab itu MUI minta kepada pemerintah untuk menggunakan vaksin yang telah difatwakan halal oleh MUI dan tidak menggunakan lagi vaksin atas alasan darurat.

“Sekarang ada yang halal, yang darurat jadi haram,” kata Ma`ruf. Adapun yang halal ialah vaksin Novartis Vaccines and Diagnostics S.r.l.

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan RI, Kustantinah mengatakan, pemberian izin edar vaksin sebagaimana halnya obat lain dilaksanakan dengan melakukan evaluasi terhadap aspek keamanan, khasiat dan mutu serta informasi tentang produk sesuai dengan standar dan persyaratan yang berlaku secara internasional. (ks)

oleh: TS (-) | Kategor

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s