Penyuntikan Vaksin Meningitis Calon Haji Dimulai

Jakarta (Pinmas)–Penyuntikan vaksin meningitis terhadap calon jamaah haji mulai dilakukan hari Selasa (14/9) kemarin di seluruh daerah menggunakan vaksin ACW 135 dan diperkirakan akan membutuhkan waktu sekitar dua minggu.

“Penyuntikan dilakukan di daerah masing-masing, di puskesmas dan KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan) di daerah,” kata Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih seusai halal bihalal di kantornya, Selasa.

Menkes menegaskan bahwa penyuntikan tidak akan dilakukan di bandara karena dikhawatirkan tidak cukup waktunya mengingat jadwal keberangkatan para calon jamaah haji sudah ditentukan. “Kalau (disuntik) di bandara takutnya akan memakan waktu lama,” ujar Menkes.

Dengan melakukan penyuntikan di layanan kesehatan yang dekat dengan domisili masyarakat, Menkes berharap penyuntikan dapat berjalan lancar dan tepat waktu.

Launching penyuntikan vaksin meningitis akan dilakukan Kemenkes pada Rabu (15/9) ini di Padang, Sumatera Barat dan ditargetkan penyuntikan akan selesai dilakukan pada 30 September. “Intinya sebelum berangkat, semua jamaah harus sudah divaksin,” kata Menkes.

Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kementerian Kesehatan Tjandra Yoga Aditama mengatakan semua puskesmas dan KKP sudah siap melakukan penyuntikan, termasuk rumah sakit.

Tjandra menyebut beberapa daerah telah mulai melakukan penyuntikan namun ia belum mendapatkan laporan lengkap karena masih dalam suasana lebaran. “Sekarang kan masih dalam suasana lebaran, jadi mungkin masih halal bihalal `kayak gini`,” ujarnya. Total terdapat 44 KKP dan ribuan puskesmas yang akan melayani penyuntikan bagi sekitar 221 ribu jamaah haji Indonesia untuk tahun 2010.

Penyuntikan sempat terhambat karena adanya fatwa haram MUI bagi vaksin meningitis yang digunakan Kemenkes sehingga harus dilakukan pengadaan lagi terhadap vaksin yang dinyatakan halal.

Dirjen Bina Farmasi dan Alat Kesehatan Sri Indrawati mengungkapkan pemerintah membayar Rp 236 ribu per dosis kepada PT Novartis selaku produsen vaksin halal yang diberikan kepada calon jamaah haji dan total pemerintah menganggarkan hingga lebih dari Rp 50 miliar untuk pengadaan vaksin halal tersebut.(ant/ts)

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s