Cuaca Ekstrem, Jamaah Haji Harap Bekali Diri dengan Masker & Baju Hangat

Madinah (MCH)–Kota Mekkah luar biasa panas di siang hari. Kloter awal Jamaah Haji Indonesia yang bertolak pada 11 Oktober nanti harus mewaspadai ancaman cuaca ekstrem tersebut dengan perlengkapan yang memadai.

Catatan Kementerian Agama (Kemenag), Mekkah sejak sepekan terakhir mengalami perubahan cuaca yang sangat ekstrem antara pagi dan siang hari. Pada pagi hari atau sekitar pukul 01.00 hingga 04.00 waktu setempat, suhu di Mekkah bisa mencapai 10 derajat Celcius. Tetapi di siang hari atau sekitar pukul 11.00 hingga 15.00 waktu setempat, suhu mencapai di atas 30 derajat Celcius.

Pantauan tim Media Center Haji Kementerian Agama di Mekkah, Kamis (7/10/2010), kemarin di Mekkah, cuacana panas terik. Saking panasnya wajah yang tidak mengenakan masker terasa seperti ditampar-tampar saja.

Jamaah calon haji sebaiknya mempersiapkan masker untuk beraktivitas di siang hari.

Beda dengan Mekkah, cuaca di Madinah lumayan sejuk. Pantauan detikcom, Jumat (8/10/2010), suhu pada pagi dan siang hari masih cukup bersahabat. Namun diperkirakan cuaca di Madinah akan berubah dingin. Pada pagi hari, suhu di Madinah sekitar 4 derajat Celsius, tetapi pada siang hari mencapai 35 derajat Celsius. Sementara malam akan dingin bercampur dengan angin.

“Jamaah mohon memperhatikan kesehatan. Baju hangat atau jaket dianjurkan jamaah saat berada di Madinah saat musim dingin,” imbau Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Madinah Subakin Abdul Muthalib.

Selain masker dan baju hangat, jamaah sebaiknya juga mengantisipasi cuaca
ekstrem itu dengan membawa krim pelembab untuk muka dan bibir. Untuk jamaah yang kelompok risiko tinggi (risti) karena faktor usia yang sudah lanjut usia ataupun riwayat penyakit yang pernah diderita, diharapkan membawa obat-obatan pribadi.

Setdirjen Haji dan Umrah Kemenag, Abdul Ghafur Djawahir, sebelumnya mengingatkan jamaah selalu berupaya meminimalisir gangguan baik kesehatan maupun kendala lain. Terlebih sesuai standar pelayanan, petugas haji sangat terbatas yakni lima orang untuk melayani 424 jamaah.(iin/MCH

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s